Showing posts with label Surat Kaleng 3. Show all posts
Showing posts with label Surat Kaleng 3. Show all posts

02 February 2013

Surat Kaleng untuk @korekapikayu

Kepada: @korekapikayu
 
"Kring!! Kring!! Surat Kaleng Lagi, Mike"

Selamat sore.
Apa kabar, Mike? Bosan tidak aku menanyakan kabarmu disetiap Jum'at? Tidak kan? Ah, syukurlah.
Pasti kamu bingung kenapa ada surat kaleng lagi, yakan Mike? Sama, akupun bingung, masih saja mengirimimu surat kaleng bukannya surat cinta beneran. Soalnya, aku orang yang pemalu. Jadi aku diam-diam saja kalau sedang mengagumimu diam-diam.

Bagaimana pola makanmu? Sudah makan dengan benar belum? Makanlah sebelum lapar, Mike. Nanti sakit. Dan makanlah yang banyak.
Lalu, bagaimana pola tidurmu? Sudah tidur dengan benar dan lebih dari 5jam? Tidurlah dengan benar, Mike. Agar segar bugar ketika beraktifitas.

Bagaimana kotamu?
Hujan turun tidak di sana? Semoga hujan turun dengan rutin di sana, agar sawah-sawah lembab dan tidak mengering. Supaya petani bisa bekerja seperti biasanya ya.^^
Terus, bagaimana kabar kerbau yang ada di sawah?
Pertanyaan tentang kerbau sepertinya tidak penting ya? Iya, soalnya aku sudah bingung ingin bertanya apa lagi.
Alasan kenapa aku menulis surat kaleng ini sih, sebenarnya hanya untuk bertanya tentang kabarmu saja. Karena kalau bertanya langsung sepertinya aku terlalu malu.

Sudah ya, semakin banyak aku menulis surat kaleng ini, aku akan bicara melantur. Takutnya, aku malah menyebutkan identitasku, kan bukan surat kaleng lagi namanya.

Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatanmu ya, Mike.
Terima kasih sudah mau kamu baca surat keleng yang aneh ini, Tukang Pos favorite-ku..

Love,

- Someone Over the Rainbow^^ -

Surat Kaleng untuk @ikramarki

Love at the First Tweet

Kepada: @ikramarki

Dear Ikram Marki Wahyudi,

Ini surat kaleng pertamaku, maaf kalau aku sudah lancang mengirimimu surat ini. Aku hanya pemerhati tweetmu lalu lama-kelamaan berubah menjadi rasa kagum terhadapmu, Kram. Aku kagum terhadap tweet-tweet yang kamu buat, soundclud syariahmu ataupun karena skirpsimu yang entah kapan kelarnya. Sekali lagi aku minta maaf karena sudah lancang. Aku hanya ingin dekat denganmu..

Kamu tidak perlu takut, Kram. Aku bukan wanita gila yang mengejar-mengejar cinta seorang pria, aku hanya duduk diam dikamar memantau lalu lintas timelinemu. Konyol memang, kita belum pernah bertemu, tidak pernah saling menyapa, tapi kenapa aku begitu mengagumi kamu, Kram. Sepertinya rasa ini salah atau aku yang salah telah jatuh cinta terhadapmu? Ah kamu tidak perlu memikirkan siapa aku, aku hanya salah satu dari sekian followersmu. Aku memiliki rasa kagum yang berlebih. Aku iri terhadap mereka yang tweet-tweetnya dibalas olehmu, sedangkan aku menyapamu saja aku tidak berani. Kamu tidak usah takut ya, Kram..

Aku menyukai tweet-tweetmu yang penuh dengan guyonan, aku menyukai suaramu di soundcloud meskipun aku non-muslim, aku menyukai “PAAN SIK!”mu, aku menyukai avatar-avatarmu yang menurutku biasa saja, aku menyukai skripsimu yang semoga akan kelar, aku menyukai semua celotehmu di twitter, Kram..

Aku ingin sekali saja bertemu denganmu, bercanda-tawa denganmu, memegang wajahmu sebelum Tuhan memanggilku. Tapi waktuku tidak akan banyak lagi, aku senang bisa bertemu denganmu walaupun hanya memalui dunia maya, aku beruntung bisa menjadi salah satu followersmu. Teruslah menjadi Ikram yang apa adanya, yang selalu memberikan senyum bagi para followersnya, jadilah Ikram yang selalu ingat dengan sholat, jadilah Ikram yang taat dengan orang tua. Aku disini ditempat tidur ini,

akan selalu mendoakanmu. Semoga kamu bisa bahagia dengan segala perlindunganNya. Sekali lagi aku meminta maaf kepada kamu karena telah lancang seperti ini. Semoga kamu dapat menyempatkan untuk membaca surat kaleng ini. Maaf jika surat kaleng

ini tidak indah ataupun bermakna. Aku ‘mengagumi’mu, Kram...

Kamu, penyemangatku untuk berjuang dalam kesakitanku...


Tertanda,

Wanita yang akan selalu mendoakanmu...

Surat Kaleng untuk @RichelFachrein

Kepada : @RichelFachrein

Hei richel, salam kenal ya?

Wah pasti kamu terkejut kan, mendadak dapat surat kaleng dari seseorang yang tidak kamu kenal. Hehehehe, ya jelas lah ya? Namanya juga surat kaleng, pasti kan gak ada nama pengirimnya. Ini surat pertamaku spesial buat kamu loh chel. Eh iya, perkenalkan aku manusia dari bumi tepatnya di Indonesia di pulau jawa, dari jawa tengah, satu di antara 8533 follower twittermu. Kalau mau tahu siapa aku, pinjem aja antena si semut dari desa kembang gulamu. Atau perintahkan si ratu semut dari desa kembang gula untuk mencari tahu siapa aku.

Setiap aku buka twitter, aku selalu menunggu twitt-twittmu yang kadang tuh tengil abis, konyol, aneh, koplak, kadang menjurus ke yang gitu-gitu, kadang kalau lagi romantis, ya romants abis. Sepertinya sih tergantung sama mood orangnya ya? Eh richel, kamu juga hobbi photographer kan? Aku lihat di blog mu hasil fotonya tuh keren-keren banget, gak kalah deh sama orangnya. Pantes aja ya, kayaknya banyak yang ngefans sama kamu.

Kamu tuh bukan cuma kece, tapi itu lo, puitis banget. Maaf aja ya chel, mungkin suratku ini gak bisa sepuitis kamu. Tapi surat ini juga gak kalah keren kok, karena aku menulisnya langsung dari hati. Tulus banget, spesial buat kamu.

Richel, mungkin aku terlalu pengecut untuk mengungkapkan rasa kagum ku ini. Jadi aku lebih memilih untuk memendam rasa kagum ini. Karena semakin hari semakin tak tertahankan, akhirnya aku memilih untuk mengungkapkannya di dalam satu lembar surat kaleng ini.
Mungkin rasa minder yang menjadi penyebab utama aku memendam semua rasa ini. Dimana aku sering menyaksikan para gadis-gadis cantik di sekelilingmu juga berlomba mengejar dan berusaha mendapatkan perhatian kecil darimu.

Dan aku  berusaha sadar diri, aku hanyalah sebagian kecil dari para fans mu itu. Rasanya aku tidak ada apa-apanya di bandingkan dengan mereka.

Aku sadar, mungkin memendam adalah cara yang harus aku lakukan. Mencintai dan mengagumi diam-diam tanpa pernah bertemu memang takdirku. Meski terkadang angan tersiksa, tapi aku bahagia menjadi pemuja rahasiamu.

Aku sangat mengagumimu dan jatuh cinta pada kata-katamu :)
Teruslah berkarya chel :D

Terimakasih :)

Surat Kaleng untuk @noiirio dan @iwaaaaan

Kepada @noiirio @iwaaaaan yang selalu membuat saya terpacu untuk menulis lebih giat..

Hey, apa kabar kalian?

Senang rasanya bagi saya bisa menuliskan sesuatu untuk kalian. Bukan, ini bukan puisi atau sajak yang biasa kita pamerkan di Timeline Twitter. Ini—anggap saja—surat cinta saya tulis untuk kalian.
Saya sangat berterima kasih kepada kalian. Karena kalian, Timeline Twitter saya menjadi berwarna.
Kadang penuh dengan sajak dan puisi, kadang pula penuh dengan kata-kata aneh yang saya takmengerti “berserakan” dengan begitu bebasnya. Tak apa, namanya juga manusia. Kan kita bukanmesin yang selalu mampu untuk menulis sajak atau puisi setiap waktu, bukan?

Saya jadi ingat, bahwa kita belum pernah saling bertemu. Saya juga ingat saat pertama kita saling kenal. Kita terdampar dalam wadah #puisimalam yang diadakan salah satu akun self-publishingterkenal. Sungguh pertemuan yang sangat mengesankan menurut saya.

Sebelumnya, saya juga ingin menceritakan kejadian unik yang menimpa diri saya. Sejujurnya, pertama kali saya melihat akun Mba Ine (@noiirio) adalah seorang perempuan muda Milanisti yang unyu-unyu gimana gitu. Akhirnya saya dengan senang hati menekan tombol follow. Ternyata,selidik punya selidik, Mba Ine ini sudah mempunyai tiga orang anak. Hahahaha. Saya tak menyangka sebelumnya.

Lalu kemudian Mba Ine merekomendasikan saya untuk mem-follow Iwan. Dan, entah kenapa pula saya dengan sadarnya menekan tombol durjana itu untuk Iwan. Hahahaha. Ternyata, semeseta memang mempunyai caranya untuk mempertemukan kita, ya.. #tsah

Saya menganggap kalian lebih dari sekedar teman di Twitter. Tapi telah saya anggap sebagai keluarga saya. Yaaa, memang saya yang paling muda jika dilihat dari umur, tapi bukan dengan itu pertimbangan yang membuat saya menjadikan kalian sebagai keluarga (jauh) saya. Lebih karena keakraban yang timbul dengan sendirinya, secara alamiah. Tanpa rekayasa, tahu-tahu kita ada. Saya, Iwan, dan Mba Ine di satu kesatuan bernama Timeline.

Semasa saya kecil, saya ingin sekali memiliki sahabat pena. Orang yang mau membagi cerita dengan saya tanpa pernah bertemu sebelumnya. Dan, Tuhan menjadikan nyata keinginan kecil saya itu: kalian. Iya, kalian adalah jawaban dari Tuhan atas keinginan saya semasa saya kecil.

Kini, keinginan saya adalah bertemu kalian. Saya sangat berharap pada semesta untuk bisa menemui kalian. Semoga suatu saat, kita diberikan kesempatan oleh waktu dan tempat untuk mengadakan sebuah pertemuan. Sejujurnya, saya sayang kalian. Saya cinta kalian. Sayang dan cinta seorang sahabat kepada sahabatnya. Dan saya berharap, kalian pun begitu terhadap saya.

Terima kasih, Mba Ine. Terima kasih Iwan. Kalian adalah penyemangat saya untuk tetap menulis.
Kalian adalah energi. Kalian adalah bunga yang bermekaran di musim gugur. Kalian adalah... keluarga saya. Sekali lagi, semoga suatu waktu kita dapat bertemu, ya..

Dari yang paling ganteng dan paling brondong..

Surat Kaleng untuk @rezzabrammadita

Untuk: @rezzabrammadita

Dor!!! Kaget dapet ginian? (Boleh kok kaget, tapi engga perlu teriak "ayam...ayam...ayam!" yah. Gengges, hih). Ini apa coba? Ini surat kaleng buat kamu. Eh, ngapain senyum-senyum? Ini bukan surat cinta! Ini cuma surat kaleng loh, hihihi. Boleh banget kok dibaca, tapi pake bismillah dulu yah.

(Yakin udah baca bismillah? Ok. Lanjut.)
Hai, presiden EDCnya akooooh~ kenapa coba aku buat surat ini? Iseng kok, iseng. Biar kamu berasa punya fans aja kok *eaaa* *dikeplak* *dijitak* *lalu dicium* *eaaa*
tapi emang bener kok. Aku seneng kamu jadi bagian orang yang ada disekeliling aku.
Kenal kamu aja aku udah seneng, apalagi bisa jalan dan ngobrol bareng kamu. Kamu itu pria yang nyaris hampir sempurna. Yes, kamu itu too perfect to be mine. Makanya aku engga berharap lebih dari segala perhatian yang sudah kamu berikan, dari segala isi Bbm yang "bercandaan" (If you know what I mean). Ya, karena itu emang bercandaan, kan?
Apa emang serius? Ciyeee.
Kamu punya peran tersendiri dihidup aku. Kamu bisa nenangin saat aku grasak-grusukan.
Kamu bisa banget bikin aku ketawa pas lagi butuh bahagia. Kamu selalu bisa kasih masukan dan nasihatin aku disaat aku memang butuh bantuan jawaban atas berbagai pertanyaan. Tapi kadang kamu juga bisa bikin aku jadi insecure. Bisa nyebelin banget.
Hih, bisa banget emang.

Udah ah, udah. Bisa jadi kepala besar aku puji mulu. Salam kisskisseaaaeaaaa :*

Aku...
Siapa coba? Aku bukan PHP kok. Sungguh!

Surat Kaleng untuk @mas_cah

Hell-oooo @mas_cah

Haha, I know it’s such an impolite way to say (an important) thing in a letter. But I have no choice yay.

Anyway how are you? I guess it’s been three months since the last time we met. Oh, perhaps more..
Actually, the only (important) thing I wanna say here is happy birthday. Well, not to give you much words of hope--you can do it by yourself anytime you want lah--but to make you (probably) happier of getting plenty wishes words. I just have this (not so good) letter to be given to you, well.. words. I’m not gonna give you a sweet gift cause I don’t even have enough money to buy the word ‘sweet’ today. Haha. Are you happy today? You have lived for 23 years, at least be happy for that.

I know you are a good guy. At least, as I remember, you were. A good guy like you will get many good things in life, (right?)

It’s kinda weird when I remember you this day. Somehow my mind is filled with you-thing, twisting around like a tiny little cunning evil. Poisoning.. Well, perhaps I miss you. I miss you but I don’t wanna see you. An old odd statement which we can always end by the words “that’s all, okay?”

I wonder the day we’ll meet again. Seems like it’s just a stupid delusion which brought me to taste my past memories, including a guy whom I met accidentally years ago who are reading this absurd letter now. I believe what God wisphered to me when I asked about it (didn’t even remember why I asked about it, and let’s pretend that He really did it). In other words (which is more normal), I still believe (in my belief) that we’ll meet again. Don’t you? Oh at least please tell me that you’re still believe in God, eventhough (I’m pretty sure) you’re so lazy to pray.

So.. see you again someday, in my wedding day, or in your wedding day. We’ll never know till the day comes and we can’t run away. Um, my wedding day is coming up anyway. Just wait for five or seven years again you’ll get my cute invitation letter, not so long time than forever I guess.

How’s your study? Is it good? Good luck for you.

I know there are some words better unspoken, that’s why I give you a letter. I’m not a good writer, so let’s just pretend that whatever typo and grammar mistake appears in my letter, I did it on purpose to test your profreading skills. I hope every words I wrote here still doesn’t describe who I am. If you know me (I hope not—not today), never ask me about it, okay? Because how good you’ll try, I will never say. Anyway, long life, bye~

xx

Surat Kaleng untuk @IfaNyong

Hai…

Hai kamu, yg lagi balik ke kampung halaman seraya menunggu lanjutan uas nya hari rabu nanti. Lagi apa? Kamu apa kabar? Apa kabar juga rambut yg kemaren dipotong kependekan? HAHAHA udah panjangan berapa senti nih? hihihiii (^o^)V ~ ~ (\ ‾o‾)/
Kamu baik-baik ya disana… Manfaatin waktu kamu bareng keluarga mu baik-baik ya sebelum kamu balik lagi ke Jogja buat nuntut ilmu. Seneng-seneng ya disana…
Aku disini lagi sakit (lagi), doa’in cepet sembuh ya.. :’)

Eh iya, gppa kan aku ngirim surat kaleng ke kamu lagi, dan lagi? Kamu gak keganggu kan sama surat kaleng aku? Gak risihkan? Ya semoga gak deh ya…

Tenang…, aku gak bakal nembak kamu lagi kok disurat kaleng ini. Gak bakal buat kamu malu lagi karna diceng-cengin sama temenmu di timeline gara-gara surat kalengku yg kemaren. Aku gak bakal maksa kamu buat jadi pacar aku kok. aku udah cukup bahagia dengan caraku yg seperti ini. Menatapmu dari kejauhan, memantaumu dari balik layar komputer, dapat menyunggingkan seulas senyum akibat pesan singkat dari mu, dan menyayangimu dalam diam. Kamu jangan asal ambil keputusan buat macarin seseorang ya… Kasian, ntar hatimu sakit. Kamu gak layak buat disakitin. Kamu baik, aku yakin suatu saat kamu bakal dapet orang yg juga setimpal dan sebanding dengan hidup dan pribadimu. Jaga baik-baik ya hati nya…  Aku disini sayang kamu :*

Tertanda,
-orang yg diam-diam menyayangimu-

Surat Kaleng untuk @franc3ssa

Kepada
@franc3ssa

Boleh mengajukan diri untuk kenalan melalui sepucuk surat ini ?
Maaf aku belum berani berkenalan secara langsung.

Sudah sejak beberapa Jumat yang lalu aku ingin mengirimkan surat kaleng ini, karena aku juga belum berani untuk berkomentar atas surat - surat yang kamu tulis.
Jadi pikirku, kenapa tidak menggunakan surat kaleng agar bisa berkomentar.

Jadi setelah 2 kali Jumat akhirnya kuberanikan diri untuk menulis surat ini.
Pertama kali aku melihat suratmu sama seperti melihat surat - surat cinta yang lain. Penuh dengan kata - kata indah.
Kadang - kadang seperti bercerita, kadang - kadang menginspirasi.

Karena rasa ingin tahuku maka kulihatlah timeline dari sang penulis surat yang ternyata juga diisi oleh kata - kata indah.
Tapi begitulah, karena aku terlalu pemalu maka aku tidak berani mem-follow akun itu.
Seperti sang pengagum rahasia, aku hanya melihat tulisan - tulisan itu dari jauh.
Tampaknya aku jatuh cinta kepada surat - surat, kepada kata - kata.
Jangan berhenti menulis, masih banyak kata - kata yang menunggu untuk kubaca.

sang pengagum

Surat Kaleng untuk @jofannugroho

Masih di bawah langit yang sama, 01 Februari 2013


Mas @jofannugroho

Surat ini diawal bulan yang mereka bilang adalah bulan cinta. Ya benar! Kali ini aku berada di garis satu pendapat dengan mereka. Karena ini adalah bulan cinta, selamat karena kamu telah jatuh cinta! Jatuh cinta dengan rangkaian kata yang telah aku susun rapih untuk mu. Bagaimana rasanya tenggelam dalam lautan kata-kata yang bisa kamu ulang untuk membacanya, bahagia? Jadi sudah taukah kamu siapa aku? Ya benar! Aku bukan pengagum rahasia, aku hanya perangkai kata yang gemar memuja, bukan mengagumimu secara rahasia. Semoga bila kamu mecoba menerka-nerka dalam tanda tanya, terkaan mu tepat ya. Semoga.

Mungkin aku salah, atau mungkin sangat bersalah, tapi itu tak masalah. Aku salah karena dengan beraninya mengizinkan anganku untuk mencapai khayalan yang tinggi. Aku berkhayal, bilanya tiap malam, ada aku yang selalu dipikiranmu, yang membuatmu bisa merangkai kata bak pujangga di dunia maya. Aku berharap kelak inspirasi mu untuk menjadi punjangga adalah karena ku. Salah ya? Tak apa, itu tak jadi masalah, yang penting aku tau kini kamu sudah jarang berkeluh kesah. Nampaknya akhir-akhir ini kau selalu bahagia, kenapa? Jatuh cinta dengan dia? Atau dia? Atau dia? Atau mereka? Yang jelas bukan aku, sebab kau pun tak tau siapa aku. Aku adalah “kamu” yang akan menjadi bayang semu yang selalu bersiteru dengan waktu. Bila aku menang aku akan kau perjuangkan, tapi bila aku kalah, aku akan hanya jadi kenangan.

Kamu bukan hujan, bukan juga awan, kamu penghuni sementara dibumi, yang memiliki hati untuk bebas memilih. Tapi kamu tak bisa mempercayai logika untuk menerka aku ini siapa. Jangan memaksa untuk tau karena itu hanya membuang-buang waktu. Kamu cukup menikmati, apa yang aku beri. Rangkaian kata yang mungkin tak begitu indah, tapi cukup untuk menjadikan mu sebuah anugerah.



Semoga menang. (if only you know what i mean)

Surat Kaleng untuk @rahmariia

Hai @rahmariia,
(mungkin) masih lekat dalam ingatmu minggu lalu aku mengirimkan surat untukmu. Iya surat kaleng semacam ini. Tapi kali ini tolong berikan surat ini pada orang tuamu.


Untuk orang tua dari @rahmariia,
Terimakasih untuk Om dan Tante yang telah melahirkan anak yang semenyenangkan ini bagi saya, ke dunia ini. Tak sempat terpikir seberapa banyak ucapan "terimakasih" yang harusnya saya haturkan untuk Om dan Tante karena telah membesarkan anak seindah Ria. Bukan Om, saya bukan pacar anak anda, saya hanya memujanya dalam diam. Om pasti tahu rasanya jadi lelaki muda, bukan begitu, Om?
Dan sekali lagi, terimakasih yang sebesar-besarnya bagi Om dan Tante karena mau membaca surat dari pengagum rahasia milik anak Om dan Tante. Semoga anda berdua selalu dalam lindungan Tuhan! ~~~\o/


Hormat saya,

Pengagum rahasia.

Surat Kaleng untuk @leonisecret

Kepada @leonisecret

Salam kenal, hai perempuan.

Perta aku tegaskan ini surat kaleng, tapi aku bukan akan menerormu. Ini hanya ungkapan akan kekagumanku akan cantikmu. Apakah aku kamu anggap lancang dengan mengirimkan surat ini? Semoga tidak.

Aku tak ingin berbasa-basi dengan menanyakan kabarmu, aku hanya berharap kamu selalu baik. Meski jam biologis-mu terbalik dengan orang kebanyakan yang mempunyai kebiasaan tidur malam. Ah tak apa, asalkan kamu sehat (tapi jangan kurang tidur yah, bisa jadi mata panda). ;)

Belum lama aku menjadi follower-mu di twitter (mungkin baru sekitar 2 atau 3 bulan), tapi aku sudah membuatkan save search khusus untuk akun-mu. Suka? Mungkin. Aku suka dengan avatar twitter-mu. Kaca mata ber-frame besar berwarna hitam ditambah dengan senyum yang mengembang. "Menyejukkan" (ini sepertinya berlebihan). Mungkin twit yang kamu tulis tidak seperti @zarryhendrik, @commaditya, @rahneputri, atau @tlvi yang banyak mengangkat tentang sajak cinta dengan permainan kata yang begitu indahnya, atau @monstreza, @gennasatria, atau @benzbara_ yang memenuhi linimasa dengan ramalan dan modus terselubung (#hayah), tapi aku suka. Aku suka melihat avatar-mu di linimasa-ku. ^_^

Oiya, bagaimana kabar jakarta hari ini, setelah direndam lumpur beberapa hari? Beberapa waktu yang lalu aku pictwit milikmu yang mengunjungi para korban banjir, wow.. Selain cantik, kamu mempunyai jiwa sosial. Perpaduan sempurna (Cantik diluar, cantik didalam). Lalu membayangkan dirimu yang selalu berpindah tempat nongkrong karena mati lampu, sepertinya banjir sudah membuat Jakarta lumpuh. Ah, andai aku sudah mengenalmu. Mungkin dengan senang hati aku menemanimu untuk nongkrong sambil mengerjakan tugas-tugasmu (entah tugas apa).

Emm.. Aku mungkin akan datang di gathering Pos Cinta di Bandung nanti. Semoga aku bisa berjodoh untuk bertemu denganmu. Amin.

Terakhir. Ada sebuah potongan lagu dari "Bryan Adams" yang berjudul "Inside Out" yang ingin aku berikan padamu.

I wanna know you like I know myself
I'm waitin' for you there ain't no one else
Talk to me baby scream and shout
I want to know you - inside out
I wanna dig down deep - I wanna lose some sleep
I wanna scream and shout - I wanna know you inside out
I wanna take my time - I wanna know your mind
Ya know there ain't no doubt - I wanna know you inside out



~ Pemuja Rahasia-mu

Surat Kaleng untuk @argoletsgo

Surat Kalengnya Argo Wibowo


Dear @argoletsgo

Halo,lelakiku. Lelaki yang dulu teman baikku. Lelaki yang saat tertawa garis matanya menipis. Lelaki yang dulu pernah menggunakan kata "Jaoh" untuk menggantikan "Jauh" dan "gagaga" untuk "hahaha". Eh, tapi"Nggak Pernah Alay, Nggak Keren", iya nggak? Hahaha.. Jangan ngambek dong, bibirnya itu loh kalo lagi cemberut minta banget dicubit.

Jadi, cuma mau bilang kalau ... saat ini . . . aku kangen kamu (banget). Kapan kita bisa duduk-duduk berdua dalam coffeshop sambil bercerita ceria lagi? Kapan aku duduk di motormu sambil memeluk pinggangmu dan mencium jaketmu yang wangi parfum itu lagi? Kangen . . . Kangen banget . . .(Aduh, mulai mellow nih).

Tapi . . . Nggak apa-apa ya. Kita kuat kok. Semoga bisa bertemu sebentar lagi. Di balik masa alay-mu itu, toh sekarang kamu menjadi sosok yang gemes-able banget. Gemes pokoknya. (Ini pujian atau hinaan ya?). Jaga kesehatan. Mwah!

Surat Kaleng untuk @benzbara_

"IDIH, BARA, JLEB"

Kepada pemberi sejuk dan panas lewat kata, @benzbara_, BARA

Kak Baraaaaa..........

Sudah lama aku ikuti akun twittermu sejak masih sama calon dokter sekaligus penulis juga, teteh Fa, hingga kamu terbitin buku, film, bahkan sekarang akan launching film ke dua.

Aku tuh suka sama cara penyampaian ide-ide lewat kata-kata di twitter, termasuk di akun RGFM itu yang adalah judul film pertamamu. Jlebjlebjlebjleb sampe banyak banyak banget.

Selain suka mantengin TLmu, aku juga sesekali mention tapi ga pernah dibales -,- Ok, say that i'm childish or something, aku cuma ingin kamu sekali baca+bales mentionku :( Atau, sesekali aku pengen tahu kamu chat apa, eh selalu dibilangnya "twit ini telah dihapus/anda tidak berhak membacanya, kenapa ya itu? hampir tiap aku mau liat chat historymu dgn akun-akun lain, selalu seperti itu, selalu, dan selalu di akunmu saja. Akun lain biasa aja, apa kamu ngeblok aku, eh tapi ga mungkin, aku masih bisa lihat twitmu muncul kok, atau kamu sengajar bersih-bersih twit yang sdh kamu tulis? trus ya kamu hapus?

Kak Baraaa, pokoknya sih, kamu bikin aku cinta lagi sama buku, dengan tulisan yang ringan tapi bikin senyum, jleb, enak dibawa santai, bisa dipake cerita sama geng, jadi bahan gosipan gitu haha.

Keep in writing, KaBar!

Surat Kaleng untuk @gasimshahab

Kepada: @gasimshahab

Assalamualaikum..

Kalo kebetulan lo buka twitter dan dapet mention dari akun yang mengarahkan lo ke tulisan ini.... Yes, ini memang buat lo.
Pertama kali gue liat lo gak sengaja di taman kantor. Iya, kantor kita deketan. Lo di bri building, gue part time di salah satu kedai kopi di taman kantor. Gue liat lo lewat dengan rokok dan senyum (yang kemudian gue tahu belakangan bahwa itu memang ciri khas lo; senyum).
Gue hampir tidak pernah liat lo jalan sendiri, lo selalu bareng temen2 lo, either cuma berdua atau lebih. Mungkin, karena terlalu sering, keberadaan lo (yang berarti gue liat lo lewat di sekitar kedai kopi tempat gue part time) jadi bagian dari rutinitas gue.
Pernah juga beberapa kali lo mampir ke store, dan menyapa beberapa temen gue, which is also the barista. At that time, you've got 2 points from me. One for the clearly smile that always stick on your face, and one for the friendly heart. Hey, you make friends with us!
Rutinitas mata gue ini akhirnya mendorong gue untuk cari tau who actually you are. Gak tau kenapa soalnya gue bisa sebegitu penasaran.
Pernah juga gue bikin order lo, but unfortunately... My friend forgot to write down ur name on ur cup. Jadi gue belum diizinkan untuk tau siapa lo. Sampe akhirnya.... Gue taking order pesanan lo. Percakapan kita gak panjang, mungkin sekitar 2-3 menit. But hey, that was a best day since I work there. Senyum yang biasanya gue liat dari jauh, sekarang buat gue langsung! :D
Kenapa sampe bisa tau akun twitter lo? Simple, I got your name, so I search your twitter account. Voila! *pstt.. Women is the best stalker ever*
Kenapa bisa sampe ada surat ini? Simply because I don't know how to show it. Dan nulis adalah salah satu hobi iseng2 gue. Jadi lahirlah :))
Dan... Kenapa harus lo? Hmm.. This question doesn't have an answer actually. Karena guepun bingung jawabnya. Yang jelas, lo hebat, bisa bikin muka gue merah cuma dengan percakapan super singkat.
Mungkin lo merasa di kuntit, stalking, or something like that. But trust me, I'm not that freak, I just secretly admire you. Gue selalu berasa di film2 kalo ketemu lo, malu2 munafik gitu hahaha.

So, Thank you so much for having time to read my letter. Mungkin lo gak inget gue sama sekali? Never mind. Mungkin juga ketika lo baca surat ini, gue udah gak part time di kedai kopi itu lagi. Makasih ya udah bikin waktu kerja gue menjadi sedikit lebih menyenangkan (kalo abis liat lo lewat depan store) hahaha.


I'll see you again, hopefully.

Surat Kaleng untuk @Angelo_Mikha

Hai Mikha Angelo..
Aku tahu surat tanpa amplop dan perangko ini pasti sampai kepadamu
Tapi sebenarnya aku tak yakin apakah kamu akan membaca surat ini
Karena yang ku tahu pasti ada ratusan bahkan ribuan mention yang selalu masuk ke account twittermu setiap harinya
Tapi aku sangat berharap, apabila kamu sedang tidak sibuk
Luangkanlah waktu untuk membaca rangkaian kata yang masih berserakan ini
Karena jujur aku tak pandai merangkai kata.

Aku hanyalah salah satu dari puluhan ribu followersmu yang pasti tak pernah kau sadari
Oh ya mungkin ini aneh walaupun aku selalu iri melihat mereka yang selalu kamu balas mentionnya
tetapi aku sangat bahagia dan selalu menunggu setiap tweet-tweet mu
Terutama tweet-tweet mu tentang NewCastle :)
Dari situ aku tahu pasti kamu fans berat NewCastle kan?
Walaupun Kamu fans NewCastle dan Aku fans Chelsea
Tapi yang pasti aku adalah fans mu!

Oh ya saat ini kamu pasti sedang sibuk menjadi peserta salah satu ajang pencarian bakat itu kan?
Semangat terus ya!
Kamu pernah bilang kan musik itu bisa mengubah dunia
Ya kamu telah membuktikannya setiap kamu bernyanyi kamu telah merubah perasaan mereka menyatu dengan lagu itu
Walaupun diluar sana banyak yang suaranya lebih bagus
Tapi Kamu itu istimewa! Ya sangat istimewa
Mungkin orang-orang aja yang belum sadar hehe
Aku yakin kamu bisa memberi warna terhadap industri musik di dunia tentunya dengan warnamu sendiri

Kamu itu unik
Kamu tidak pernah takut untuk berbeda dengan yang lain
Kamu bernyanyi dengan hati
Kamu bisa membuat setiap orang tersenyum dan merasa bahagia
apabila mendengar alunan lagu yang kamu nyanyikan

Aku sangat suka kekompakan keluargamu
Kalau kamu capek ingatlah keluargamu yang selalu tersenyum apabila melihat karya-karyamu
Dan ingat juga fans-fans mu yang selalu mendukungmu
Terus berjuang ya! berikan yang terbaik untuk semua yang menyayangimu :)

Jaga kesehatanmu ya
Jangan terlalu sering begadang
Oh ya titip salam juga untuk keluargamu

Big thanks for bringing wonderful and inspiring music to my ears.
Keep realising beautiful song :)

Surat Kaleng untuk @Irmapriyanti

Kepada @Irmapriyanti

Dear pencipta rindu.
Salam rindu dariku.
Kasih, tahu kah kamu aku sedang merindu tatapanmu? Pernah kah kamu tahu rindu ini berduri? Ia perih.
Itu karenamu.
Aku sering menatapmu di tempat mata kita saling berbalas pandangan.
Tapi sosokmu tak lagi ku temukan. Aku rindu saat kamu membalas tatapanku dan aku tersenyum malu.
Aku rindu saat itu.

Aku tahu, akhir-akhir ini kamu sibuk.
Matamu tak lagi bertemu mataku. Aku rindu.
Aku sudah membuang banyak waktu menantimu disini, namunbayangmu tak kunjung tampak.
Aku bahkan membuat puisi untukmu.
Coba baca ini kasih.


Pelukan Dalam Diam

Kita berpelukan dalam diam
Bukan lewat raga,
tapi lewat kita bertatapan

Kita berpelukan dalam diam
secara tidak langsung,
namun kita saling menghangatkan

Kita berpelukan dalam diam
tidak kita lihat,
namun tubuh kita merasakan

Kita berpelukan dalam diam
meski raga jauh terpisah,
tapi batin selalu ada dalam dekapan..


Puisi itu aku rangkai untukmu. Aku ingat saat kita bertatap dalam diam.
Aku tahu aku sedang memelukmu, tapi mungkin tak kamu rasakan.
Tapi bisakah kamu menerka setiap senyuman itu?
Ia lahir untukmu. Ia menunggumu membalasnya.

Surat kaleng ini aku buat supaya kelak kamu bisa kembali membalas tatapanku.
Sekedar membalas, atau berucap rindu.

Aku harap rindu yang datang bersama surat kaleng ini bisa mengembalikan tatapanmu.
Aku jenius dalam merindu tatapanmu.


Untukmu, wanita pencipta rindu..

Surat Kaleng untuk @kik_kiie

To @kik_kiie

Anda mungkin harus berpikir betapa anehnya anda untuk menerima surat dari saya, karena saya tidak terbiasa menulis. Tapi, tiba-tiba aku punya keinginan yang kuat untuk menyatakan bahwa aku mencintai Anda, seberapa baik saya merasa tentang kelembutan yang ada di sekitar kita, bahkan ketika Anda tidak tepat di sisiku.

Kau tahu, untuk mencintai dan dicintai oleh Anda adalah yang terbaik dari semua sensasi yang pernah saya alami dalam hidup saya. Dengan Anda Saya merasa senang dan kuat. Saya merasa bebas, saya berarti bahwa saya merasa aman untuk mengambil sikap, mengetahui bahwa tindakan saya yang bertujuan untuk mencapai yang terbaik untuk kita berdua.

Saya selalu sangat merindukanmu, karena dirimu manis dan lembut, mataku mencapai kecerahan untuk memandang dirimu dan senyum anda selalu buatku meleleh. Tersayang dan makhluk menggemaskan, saya berharap kemurnian perasaan ini berlangsung dalam kepenuhan dan intensitas selama sisa hidup kita.

Tertanda

xXx

Surat Kaleng untuk @vndliaa

Surat Cinta Untuk Dora @vndliaa

hay dora
apa kabar dirimu ?
sungguh aku sangat merindukanmu
coba kau hitung, sudah berapa lama kita tidak bertemu ?
ajak boots juga ya biar menghitungnya tidak keliru hehe :P

oh iya, bagaimana hari minggu nanti ?
apa kau ikut ke tempat makan di kawasan blok m itu ?
ku harap kau ikut ya, karna aku juga mengusahakan untuk ikut
supaya kita juga bisa temu kangennn :*:*

apa ?
kau menanyakan aku ini siapa ?
ah tak perlulah kau tahu
aku ini kan secret admirer mu dor hehe
huuu jangan melayang kamu
yang jelas aku ini rindu sekali dengan celotehan mu itu
apalagi tawa mu yang gak jelas :P

oke sudah dulu ya dor
intinya amisyuuuu :* ({})

 -END-

Surat Kaleng untuk @cheppy54

to: @cheppy54

hy.. untuk kamu yg menginspirasiku, kamu yg hanya bisa aku baca dalam tulismu, kamu yg hanya bs aku rasa lewat lantunan nadamu. kamu, semoga sukses untuk nada dan lirik berikutnya. sukses jg untuk jodohnya, semoga hujan yg turun di bulan ini ga lupa bawa jodoh kamu :)

Surat Kaleng untuk @_FHMY

Untuk Kak @_FHMY

Hae Kak ^^
Kaget ga dapat surat kaleng kayak gini? Kaget dong. Iya kan? Iya deh, ngaku aja.
Pertama-tama dan paling utama, saya mau minta maaf dulu. Berani sekali menulis surat kaleng ini buat kamu. Duh aku ini siapa. Di kenalpun sama kamu pasti adalah hal yang kecil kemungkinan. Kan? Iya, tahu kok :’)
Mau cerita sedikit awal mulanya saya nemu akun @_FHMY. Kalau tidak salah dan pasti benar, Kak @fallaadinda pernah nge-FollowFriday akun Kakak. Nah, karena penasaran siapa sih yang di FF-in sama seorang Kak Falla, saya bukalah akun @_FHMY tadi. Sekilas baca tweetnya, saya langsung jatuh cintaaaaaaaa (sama tweets kamu, Kak) Jadi, terpilihlah akun Kakak untuk saya Follow di Hari Friday itu. Kamu harus bangga, Kak. Hehehe-_-
Oiya… mungkin bukan cuma saya seorang yang tertipu dengan avatar kamu, Kak. Saya yang awalnya ngira kamu adalah seorang cewek, yah karena , memang ada 2 orang cewek yang sedang berpose cantik dijadikan avatar di akun @_FHMY. Sampai saat itupun tiba, saya kaget dong liat avatar Kakak yang tiba-tiba jadi cowok. Lha? Ini ternyata cowok? Duh, kirain cewek. Timeline saya rame akan hal itu, tab mention Kakak juga, kan? Hahahaha. Saya juga sempet mention ke kamu, Kak. Nanya, kalo Kak Fahmy itu cewek apa bukan. Alhamdulillah…. mention saya di balas. Senangnya minta ampun euy! Ngalahin senangnya kalau dapat mention dari gebetan, Kak. Serius deh :p
Kak… mau tahu sesuatu kenapa banyak yang ngira kalau Kakak itu cewek? Nih coba di cek dulu.
1. Avatar kamu, Kak. Fotonya cewe yang agak kebule-bulean. Tapi fotonya emang keren!
3. Nama Twitter kamu, Kak. @_FHMY. Orang awam kayak saya pasti susah bacanya-_-
2. Tweet yang kamu post, Kak. Bahasanya beda. Serasa yang ngetwit juga itu cewe, yah mungkin karena sudah terdoktrin sama avatar kamu kali yah, Kak? Entahahlah.
Hmm… senang juga sih tau kalau Kak Fahmy itu cowok. Bisa di sepik dong, hahahah. Ga lah, Kak. Canda doang :))
Kak… mau tahu sesuatu? Saya suka loh stalking diam-diam akun Twitter kamu, Kak. Tapi tenang, saya ga mau macam-macam, kok. Saya suka baca. Tweet kamu, keren! Itu alasan utama saya, Kak. Terkadang membaca satu saja tweet yang kamu post mesti berulang kali baru bisa ngerti. Tweet kamu berhasil buat kening saya berkerut. Ini maksudnya apa, yah. Bahasa yang di gunakan itu beda. Daaaaaan? Tak jarang dari sekian banyak tweet yang kamu post, sekian banyak juga yang jleb banget! Pas dengan suasana hati saya. Duh :| *gagalmoveon*
Satu lagi…. sering lho saya nemu foto kakak sama selebtwit yang lain. Cakep yah. Rambutnya keren. Cowo tapi punya rambut panjang kayak gitu. Ugh. Senyum kecil kamu di foto juga mampu membuat orang lain ikut tersenyum ketika melihatnya, pun saya. Duh, Kaaaaak :”|
Sekiranya segini dulu Kak surat kaleng dari saya. Kurang dan lebihnya mohon di maafkan.
Ps: Berhubung saya jatuh hati sama tweet yang kamu post, keep Tweeting yah, Kak.
Dari, Aku yang jauh :’)