Showing posts with label Surat #DuaHati 5. Show all posts
Showing posts with label Surat #DuaHati 5. Show all posts

24 January 2013

Surat #DuaHati @merelakan dan @shcl

Surat Singkat

Kepada Salsa,

Sal, setelah membaca suratmu aku jadi membuka kembali foto-foto lama kita. Ternyata, banyak sekali ya rupa-rupa kenangan kita. Doaku, semoga jarak-jarak kita segera tergulung, Sal.

Pulau Rote sendiri lebih indah daripada apa yang kudengar selama ini dari kebanyakan orang. Pasir pantainya yang putih, air lautnya yang biru jernih, ah pokoknya pulau Rote ini terlalu indah untuk kunikmati seorang diri. Kemarilah Sal jika ada waktu dan aku jamin kau takkan menyesal.

Aku senang Sal mendengar kini ada seseorang yang mampu menarik hatimu, semoga nasib baik mempersatukan kalian ya, supaya ada yang menjagamu dan melindungimu di sana. Aku mengerti Sal, tapi bukankah sekarang keadaannya sudah cukup berbeda?

Maaf Sal, aku harus sudahi dahulu suratku. Semalam penyakit maagku kumat dan aku disuruh banyak-banyak istirahat oleh dokter. Tanganku sudah terlampau lemas menulis surat balasan ini sembari tangan satunya memegang perut yang sedari sakit minta ampun.

PS: Aku sudah kirimkan vitaminnya ya bersamaan dengan surat ini, minumlah secara rutin seperti biasanya. Beritahu aku jika hendak habis ya, aku akan selalu mengirimkannya untukmu.

Dari,
Adit.




Oleh @merelakan untuk @shcl
Diambil dari adityadaniel.com



---



Surat balasan @shcl untuk @merelakan


Aku Tetap Sama



Kepada Adit,

Semalam aku tidur larut lagi Dit, namun aku malah terbangun bahkan sebelum matahari terbit di ufuk timur. Sulit bagiku untuk berhenti mengkhawatirkanmu, apalagi setelah membaca suratmu.

Dit, biasakan makan yang teratur dan tidur yang cukup ya? Sekarang di sana tidak ada aku yang akan cerewet memarahimu karena tak kunjung menutup mata dan mengistirahatkan raga. Kali lain kamu berkirim surat denganku, berjanjilah kamu sudah sembuh. Kiriman vitamin darimu sudah sampai. Terima kasih ya, Dit. Aku janji akan rajin meminumnya.

Betapa aku ingin berada di sana bersamamu sekarang. Seandainya punya cukup keberanian, aku mungkin sudah kabur untuk melepas penat beberapa hari di sana, tapi jadwalku padat dan aku lebih takut ketahuan lalu tertangkap. Iya, jauh pun aku masih takut dengan kedua orang tuaku yang amarahnya sering membuatku menangis dipelukmu dulu.

Ah Dit, keadaan memang sudah berbeda, namun aku tetaplah sama. Aku tetap aku yang akan selalu menyebutmu dalam doa, tetap aku yang akan selalu mengkhawatirkan harimu yang tak aku tahu bagaimana rupanya, tetap aku yang mengharap akan selalu ada hari dimana canda dan tawa kita memenuhi ruangan ketika senja. Aku tetap sama Dit. Apakah kamu yang sekarang ikut berbeda?

Terima kasih untuk doamu Dit, tapi aku tak mengapa. Yang menjadi inginku sekarang adalah tetap menjadi aku yang seperti ini saja. Aku baik-baik saja dan aku tidak membutuhkan lengan lain untuk menjaga. Lagipula, seperti yang aku bilang, aku rasa tidak ada harapan dengannya. Jika kamu mengerti, mengapa tetap saja inginmu aku pergi?

Cukup dulu suratku. Matahari sudah mulai tampak malu-malu. Kelasku hari ini dimulai pukul 7 jadi aku akan bersiap-siap agar tak lagi terlambat.


Cepat sembuh ya,
Salsa.




Diambil dari shcal.blogspot.com

Surat #DuaHati @bejanawaktu dan @ndazzle

A Brand New Day

Minggu, 3 Februari 2008 08:32

Jogja

Hai, ndut!

HAHAHAHAHA sudah lama ya, aku ga panggil kamu dengan sebutan yang kamu anggap hina ini… LOL

Masih inget kan waktu berenang bareng anak-anak band + temen kuliahmu, kita banding-bandingan mana yang lebih buncit perutnya, dan kamu memecahkan rekor, hahaha! gendut!

btw, Makasih banyak ya, Felicia sipit!
Berkat kamu, berkat doa kamu, aku udah pulih seperti sediakala sekarang… dan aku ga bisa nunjukin betapa aku masih kaget sampai saat ini, waktu kamu datang ke RS bareng Arie. Entah gimana caranya kamu bisa ajak dia jengkuk aku, padahal saat itu kami tidak sedang berbaikan. Ajaib ya kamu! Karena akhirnya bertemu, kami ngobrol banyak saat kamu pulang ke rumah duluan. Banyak salah paham, dan semua sudah teratasi sekarang :) makasih ya, Felicia… Aku berhutang budi sama kamu…

Oiya, aku lupa bilang waktu mau berangkat ke Jogja, dadakan banget ini job manggungnya. Ada keponakan papanya Jodi baru buka kafe di Daerah Seturan, Jogja. Jadi ini gigsnya buat launching Kafe ini, namanya Omah Kafe. Tempatnya enak. Kamu kalau ke Jogja harus mampir ke sini.. Cokelat panas nya enak banget, kamu paling suka cokelat panas kan? di sini lebih enak dari yang di tempat terakhir kita coba itu… Btw, Arie ikut ke Jogja, dia baru aja resign dari kerjaannya. Daripada bengong di Jakarta, aku ajak, dan dia mau. hehehe sepertinya bakalan lama di Jogja nih, kalau ada yang nemenin gini :p

Oiya, jadi nonton konser My Chemical Romance kah, bareng gebetan?
kasih tau perkembangan kamu sama dia donk?

salam kangen,
Ernest

PS: aku habis bikin lagu, nanti aku attach di email berikutnya ya? :) jaga kesehatan!



Oleh @bejanawaktu untuk @ndazzle
Diambil dari harcoustic.tumblr.com



---


 Surat balasan @ndazzle untuk @bejanawaktu

Tidak Sesederhana Itu

HIH, ERNEST MAH!
Stop calling me that. Malu tau ah. Lagian kan aku nggak gendut-gendut banget kali. Hahaha!
Ehm. Oh, jadinya udah baikan nih sama Arie? Sampai-sampai aku nggak diajak ke Jogja juga? Cukup tau aja sih..
Perasaan dulu aku yang ngajakin kamu ke Jogja. Buat nemenin aku berburu foto dan nemenin kamu nampil kalo ada acara. Sekarang kayaknya kamu udah ada yang bisa nemenin ke sana ke mari.
So, good luck for your performance.......and your romance, then.
I have nothing left to say anymore.


Regards,
Felicia.
"Perasaan tersembunyi membunuh perlahan. Menghambat perjalan oksigen ke otak. Akal tidak lagi sehat."
 
 
 

Surat #DuaHati @babang_arya dan @hey_gina

Berbahagialah

Hai kamu yang sebentar lagi lulus.. :)))

Berbahagialah!!

Siang yang sejuk ini sungguh membuat nyaman untuk tetap berada di pelukanmu. Maksudku aku sedang berbicara dengan kasurku. Dia memang punya kebiasaan buruk, selalu membuatku tetap terjerat dalam pelukannya walaupun kerjaan silih berganti menunggu. Ah sudahlah, bukan waktunya untuk membicarakan kasur yang membuat pekerjaan tertunda tunda.

Lalu bagaimana denganmu? Tetap sehat di sana? Aku harap tetap begitu. Seperti bagian tubuh, jika dirimu sakit, secara tidak langsung badanku juga seperti ada rasa yang tidak enak. Entah itu demam, atau apapun itu. Satu lagi, kamu harus tetap sehat, seperti yang kamu sudah bilang di suratmu sebelumnya, sebentar lagi kamu membuka pintu untuk menuju hidup sebenarnya, hidup yang ujiannya tidak mengenal jadwal, tidak mengenal pengetahuanmu sudah sampai mana. Yang jelas tidak ada yang bisa membantumu, selain kamu sendiri.

Dan doa ku, selalu ku panjatkan untuk segala kesuksesanmu.



Oleh @babang_arya untuk @hey_gina


---


Surat balasan @hey_gina untuk @babang_arya


Bandung Hari Ini


Huaaaaaaaahhh

siang ini bandung terik! matahari sedang sumringah tampaknya.
atau mungkin dia sedang berbaik hati mengeringkan sisa hujan selama dia absen dari tahtanya.
hmm

tapi tampaknya sebentar lagi tahtany kembali direbut hujan.
awan-awan sudah mulai berkumpul beriringan sepertinya..
baguslah. aku lebih suka hari hujan ^^

oya, apakabar harimu?
disini sedang tidak ada yang menarik.
atau memang sudah tidak ada yang menarik lagi.
termasuk yang harus kulakukan. bahkan tingkat ke-tidak-menarik-anny 2x lipat.
membosankan. –’

sudah dulu,
masih ada yg harus kulakukan.
semoga harimu menyenangkan..



Diambil dari havebeenwritten.wordpress.com

Surat #DuaHat @niaaSanny dan @ominohim

Bahagia itu, kamu...

Kamu yang sedang di hadapanku sekarang..

Kamu tampak bahagia sekali hari ini, sayang. Apa yang membuat wajahmu berseri? Apa karnaku? Jangan kau tanyakan lagi bagaimana pagiku. Karna itu selalu menjadi hal basa basi yang kita bicarakan setiap akan mengawali surat. Bagaimana dengan rencana kita tentang satu bulan aku dan kamu? Apakah kau sudah memutuskan ke mana kita akan merayakannya? Aku tidak ingin sesuatu yang terlalu berlebihan, sayang. Karna buatku, bahagia itu.. kamu..

Kamu, yang selalu mengikuti langkah kecilku..

Kamu tau betapa bahagia itu sederhana? Iya, bahagia itu sederhana. Sesederhana aku melihat gelak tawamu ketika berada di sampingku, melihat senyummu, senandungmu.. Seperti lirik Sheila On7 ya? :) )
Melihat tawamu.. Mendengar senandungmu.. Terlihat jelas di mataku.. Warna – warna indahmu..
Maaf untuk hal semalam, him. Aku tanpa sengaja tertidur meninggalkanmu yang susah payah menahan kantuk hanya demi menemani malam-malamku. Tapi justru aku meninggalkanmu dengan mata terbuka sampai jam 1 pagi tadi. Aku minta maaf, him. Entahlah, belakangan ini mataku sulit sekali diterka kapan maunya ia terlelap. Aku sudah berusaha untuk menahannya agar selalu terbuka dengan berbagai permainan yang ada di laptopku. Tapi tetap saja, dengan sengaja ia menutup dirinya tanpa permisi. Aku sangat menyesalinya, sayang. Aku sungguh-sungguh minta maaf untuk hal ini :’)
Kamu, yang menemaniku seharian kemarin..

Bagaimana? Sudah mendapatkan jawaban akan suratmu yang kemarin bukan? Tentang “Jadikah?” Iya kita begitu menikmatinya kemarin. Seakan dunia, metromini, tempat makan, tempat duduk hanya milik kita. Seharian kita bercerita bagaimana masa lalu kita masing-masing. Kamu tahu tidak apa alasan aku memaksamu agar kamu mau menceritakan tentang dia, seorang dari masa lalumu kemarin? Sini biar aku bisikkan “Karna buatku, masa lalumu merupakan bagian dari masa depan yang akan kita rancang di kemudian hari” Ah, bagaimana menjelaskannya ya? Aku sendiri bingung akan menjelaskannya seperti apa. Yang pasti, aku cuma ingin sekedar tahu seperti apa masa lalu itu buatmu? Aku tak pernah cemburu dengannya, him. Tenang saja, aku bisa mengontrol egoku kok. Kau tak perlu menutup-nutupinya dariku. Karna cepat atau lambat, aku akan tetap tanyakan hal yang sama itu kepadamu kok :p Hehe

Kamu, yang selalu mengecheck handphone-ku.. :p

Percayalah, seberapa banyak inbox yang masuk di dalamnya, hanya inbox darimu yang selalu aku sering buka dan baca kembali, him.. Seberapa konyolnya kita ketika sedang saling jatuh cinta. Seberapa aku dan kamu merasakan takut kehilangan..

Hm? Apalagi ya, him? Terima kasih.. Terima kasih untuk segalanya. Untuk cinta yang kau bagi kepadaku, untuk senyum dan tawamu, untuk segala kepengertianmu, perhatianmu. Dan untuk seberapa menyebalkannya dirimu! :p Terima kasih, sayang :*



Yang sedang jatuh cinta kepadamu,
Ocan..


PS: Kamu sangat lucuk!



Oleh @niaaSanny untuk @ominohim


---


Surat balasan @ominohim untuk @niaaSanny

Aku Hanya Manusia Biasa

kamu yang sedang di hadapanku dan sedang belajar…

kamu tampak serius sekali memerhatikan oman yang sedang mengajar LOGIF. Aku senang jika kau memerhatikan dengan serius. Haha, aku tidak akan lagi menanyakan tentang pagimu, karena aku tau pagimu pasti indah selalu :) kemarin mukaku tampak berseri karena aku senang tentang rencana kita kemarin. ya sayang, aku sudah menentukannya. semoga berhasil ya, amiin! :D
kamu yang selalu aku cintai…

kamu tahu tentang sesuatu?

” Aku mencintaimu karena dari awal aku yakin, aku dapat menjadi apa yang kau butuhkan dan apa yang kau cari selama ini “ :)

oh tentang hal itu? sudah berapa hari ya kau ketiduran? B-) haha tidak apa-apa kok sayang, aku tau kau ketiduran karena sesuatu :p tapi tidak perlu di publish disini :p

bagaimana dengan kemarin? senangkah kamu kemarin aku temani hunting di suatu tempat yang sangat indah (menurutku) ?. banyak sekali cerita yang kita dapat kemarin :D tapi itu tidak perlu di publish lagi disini, cukup kita yang tahu.

kamu yang selalu menjahiliku :p

iya aku percaya sayang, aku selalu percaya denganmu :D maaf jika dalam surat ini, katak-kataku tidak seromantis dan tidak sepuitis suratmu. aku bukan pujangga yang mampu menyusun suatu kata-kata yang romantis. aku hanya manusia biasa yang hanya bisa mencintaimu (selalu). :)


yang selalu mencintaimu
Ohim



Diambil dari ominohim.tumblr.com

Surat #DuaHati @gelaph dan @Dear_Connie

Dari Atas Bebukitan


Bebukitan di Ujung Neverland, 22 Januari 2013

Halo Tante,

Aku akhirnya udah sampai ke rumah. Home sweet home. Bener kata pepatah, biar hujan emas di negeri orang, masih mending hujan batu di negeri sendiri. Batunya dari platina tapi. (—,)
Dan aku juga ketawa ngakak sewaktu membaca surat Tante. Tante ini kayaknya penganut paham senggol curcol ya? Senggol dikit, langsung curcol. Ya gak apa-apa sih, daripada senggol bacok. Akunya ngeri sih itu. :D

Sepakat. Menikah memang idealnya satu kali seumur hidup. Dan untuk mencapai kata ‘ideal’, memang bukan perkara mudah. Apapun bidangnya. Misalnya aja berat badan. Aku jadi makin kurus nih gara-gara ke Switzerland. Kurang makanan enak. :(

Dan aduh. Tante berangkat kok gak bilang-bilang. Kok mendadak banget? Kita jadi berselisihan jalan gini kan. Tante sampai kapan di sana? Malam ini aku terbang lagi deh ke Alpen.

Tunggu aku ya di Couchevel tempat Tante menginap.

See you there.

Cheers,
Peter


Oleh @gelaph untuk @Dear_Connie
Diambil dari gelaph.tumblr.com


---


Surat balasan @Dear_Connie untuk @gelaph


Ini Upil Ravenna





Grenoble University Hospital, 23 Januari 2013

Dear Peter,

Sebelumnya Tante ingin minta maaf. Tante ternyata nggak bisa menemui kamu. Sekarang Tante sedang dirawat di rumah sakit di sekitar Pegunungan Alpen. Kamu jangan khawatir, dan juga jangan bilang apa pun sama siapa pun (termasuk Snow). Tante ditemani King Magnus di sini.

Belum jelas apa penyebab penyakit Tante. Sebelum pesawat mendarat di Austria, Tante sudah mimisan. Tante pikir tadinya mimisan biasa, tapi yang keluar koq darahnya mirip warna pelangi gitu. Tante mimisan pelangi. Tante sudah cari di Google, tapi nggak berhasil menemukan informasi apa pun tentang penyakit ini.

Bukan cuma mimisan. Upil dan uap dari mulut Tante juga warnanya pelangi. Aneh ya? Aneh dong.

Ngomong-ngomong soal pelangi, sepertinya Rainbow Cake udah nggak hits lagi ya sekarang? Kamu suka Rainbow Cake? Tante sih lebih suka klepon. Ya, maklumlah ya. Meski pun Tante ini tampilannya bule, tapi sebenarnya Tante masih punya darah Jawa.

Kamu tunggu Tante aja di Neverland, nanti kalau Tante sudah kembali ke Queen’s Castle kita baru bertemu lagi. Haha. Lucu ya pertemanan kita ini. Apa ya istilahnya? LDF, mungkin? Long Friendship Relationship?


Salam kangen,
Ravenna



Diambil dari poeticonnie.tumblr.com

Surat #DuaHati @theonugraha dan @canne_can


 Suratmu


Saat sedang membalas suratmu cuaca di samarinda kembali di guyur hujan. memang disini lagi musim hujan. jadi kalau kehujanan dijalan kadang harus jadi batman dengan cara memakai jas hujan. emang disana musim hujan juga ya ?

sebenarnya kamu tidak perlu banyak kata untuk membalas suratku. banyak atau sedikitnya tulisan yang kamu balas itu sudah cukup membuatku senang kok. dan sepertinya aku juga tidak menulis banyak disurat ini. bukan, bukan karena aku sibuk. melainkan ada perasaan yang kadang tak harus aku tulis dan tak tau kenapa.

aku turut senang mendengar kabar bahwa kamu bakal kesini. gak usah bawa oleh - oleh ya. kamu aja sudah cukup. dan aku akan sabar menunggu kepulanganmu disini.

sayang, kudengar kamu sakit. kalau begitu banyak - banyak istirahat ya, jangan keluyuran. kurang - kurangin main layangan.

aku sayang kamu :)


Oleh: @theonugraha untuk @canne_can
Diambil dari: http://theonugraha.blogspot.com/


---



Rumah


Selamat hari selasa, sayang. Hari ini aku semakin rindu rumah. Kota dimana kau berpijak sekarang adalah rumahku. Begitupun dengan kau. Kau rumahku, tempatku untuk kembali dan tertawa seperti tidak pernah pergi. Kau tempat dimana aku bisa merasa nyaman tanpa harus berpura-pura. Tidak seperti disini. Di kota ini. Ini bukan rumahku.

   Sayang, tau tidak, kuharap aku tidak pernah pergi meninggalkan rumah. Jika aku tau suatu saat aku akan bertemu denganmu, aku tidak akan pernah pergi. Setedikpun aku tidak sudi melangkah dan menjauh. Karena ternyata, aku masih punya harapan disana. Dan harapan itu adalah kau yang tiba-tiba datang.

   Dan maaf kalau aku terlalu puitis atau berlebihan. Aku tidak pernah bisa menjadi seperti anak lain yang bisa mengucapkannya dengan simple dan blak-blakan. Disini, aku adalah aku. Aku adalah aku yang selalu berharap bahwa diluar sana ada orang yang mengerti bahasaku. Mengerti bagaimana aku berbicara dan mengungkapkan perasaanku dengan sekumpulan kata yang kadang susah dimengerti.

   Sayang, kau tau tidak, aku menantikan tiket pulang! Aku tidak sabar ingin menggenggam kertas kecil bertuliskan nomor pesawat dan kota tujuanku. Aku tidak sabar ingin melihat nama rumahku tertulis di kertas itu.

“Tapi kurasa, aku hanya tidak sabar ingin bertemu denganmu.”

   Tunggu aku disana ya. Sebentar lagi aku pulang dan membawa hati yang memang seharusnya untukmu. Sebentar lagi aku pulang dan bertemu denganmu. Hanya bertemu kamu J
Aku mencintaimu!


Surat balasan dari @canne_can untuk @theonugraha
Diambil dari: http://parahhana.blogspot.com/

Surat #DuaHati @vinalvinal dan @Firokida


Luapan Hati

Selamat hari selasa, kamu

Aku kembali melihat sebuah ironi yang nyata tentang cuaca. Hari dimana Bandung diguyur hujan deras sejak pagi, aku masih segar bugar, sehat jasmani. Nah giliran Bandung diselimuti cahaya mentari dan kecerahannya sejak pagi, aku malah terkapar di atas kasur. Kondisi fisikku sedang melemah karena imunitas tubuhku sedang menurun. Lucu bukan?

Tidak, sekali lagi aku tidak sedang mengeluh :)

Dalam suratku kemarin, kata ketiga yang aku sampaikan adalah “Takut”. Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Seperti ada peperangan besar antara pikiran, hati, dan keadaan yang membuat aku gemetar untuk menyampaikan kejujuran. Ya, kejujuran yang menyinggung tentang perasaan terluka. Kamu tahu, aku meneteskan air mata saat membaca suratmu kemarin. Ketakutanku hilang seketika oleh bait demi bait kalimat yang kamu sampaikan, benar-benar terasa hangat :)

Masa lalu, baik yang sudah sangat lama terjadi maupun yang baru saja terjadi, baik yang menorehkan kesan maupun tidak, pasti akan mengiringi. Wajar jika ia sering datang tiba-tiba, karena masa lalu itu bagian dari riwayat hidup. Itu adalah pelajaran klasik dalam hidup, semua orang pasti mengetahuinya termasuk aku. Aku serupa denganmu. Masa lalu seringkali datang, mengingatkan bahkan memunculkan perasaan-perasaan menyakitkan. Aku
ingat apa yang kamu katakan

Pikiranmu akan membawamu menelusuri kenyataan

Saat itu yang aku pahami adalah, jika aku berfikir demikian maka akan terjadi demikian. Tapi yang aku alami adalah memang ada suatu kenyataan dibalik apa yang saya pikirkan. Kenyataan yang menimbulkan konflik antara logika dan perasaan, hingga akhirnya hati yang menjadi korban.
Saat ini kabar hatiku lebih baik. tetapi aku masih harus benar-benar menatanya, tugasku belum selesai. Aku masih harus menghilangkan kebiasaan buruk yang bisa semakin melukai hatiku sendiri. Kamu pasti tahu salah satunya, jadi seorang “penguntit”. Kesalahan terbesarku adalah menyentuh hakmu dan mempermasalahkannya. Hmmm…lebih tepatnya mengganggu privasimu.
Seharusnya aku lebih bersabar menunggu kamu untuk terbuka, bukan aku yang diam-diam mencuri apa yang sepatutnya kamu simpan sendiri. Meskipun kadang kala aku justru menemukannya tanpa disengaja. aku menyesal pernah membuatmu tidak nyaman :)

Terima kasih untuk semua kepercayaanmu. Aku tidak berani berjanji akan benar-benar sembuh dari luka. Tetapi selagi ada kamu yang percaya, aku akan selalu mencoba. Kekuatan terbaik itu salah satunya dipercaya oleh orang yang selalu kita percaya bukan?

Di balik apa yang telah terjadi, aku bersyukur dipertemukan denganmu :)

P.S : Aku akan menemuimu, sebentar lagi :)


Oleh: @vinalvinal untuk @Firokida


---




Cukup Liat Intinya

Syukurlah kamu baik-baik saja. Yaah hidup saya juga udah membosankan sekarang, dengan rutinitas yang biasa tanpa ada perubahan dalam segi pemikiran maupun ide yang berdatangan. Sejenak pikiran buntu itu ssedikit menyebalkan yah. Saya harap kamu tidak menemui kendala seperti ini dalam menulis proyek kita. Kalopun ada jangan sampe lama buntunya.

Hari ini dan seperti hari biasa lainnya, Indonesia memang selalu dihiasi dengan berita konyol yang menampakkan banget kebodohan pelakunya, atau hanya sekedar senyum sinis yang terpancar. Bagaimana menurutmu dengan berita yang beredar kemaren tentang anak SD yang mau bunuh diri hanya karena ditolak cintanya, atau sekarang dengan keperawanan yang ditutuntuk dikembalikan hanya karena cerai.

Saya harap orang yang bertindak sebagai pelaku atau orang terdekat yang berpengaruh bisa mengatasi masalah menggelikan ini. Ini masalah yang serius, masalah kebodohan dan sikap mental. Kalau udah seperti ini, mau jadi apa bangsanya. “Ckckck, seharusnya saya nggak ngebahasi ini sih, toh ini bukan bidang saya.” Saya cuma peduli itu saja.

Yang jelas intinya, saya tunggu kedatanganmu. Kamu yang selalu bisa menjadi inspirasi. Jangan hiraukan tulisan di atas, hiraukan saja intinya.


Surat balasan dari @Firokida untuk @vinalvinal
Diambil dari: http://diarekancil.tumblr.com/

Surat #DuaHati @immadew dan @phiblackpearl


Ayok!


Heyyaaaa Mphiii..

hampiiir aja lupa bales suratnya..

Hari ini gatau kenapa makin takut sama monster-abalabalicek-ngebetein-iyuuuh!

tiap disamperin malah gemeteran..

seremmmm :|

Btw, semalem kumpul ama temen-temen 08..

Berasa reunian..rameee~

Kangen deh sama mereka.

Emm..cinta sejati?

kaya mamah sama papah kali ya.

hehe

Yang dalam keadaan apapun bisa tetep bareng-bareng..

Aaaah, nemuin cinta sejati?

Kapan yaaah…

Phi,

kangen deh.

Karaokean yuk.

Tanyain om kapan bisa. Tanyain sutasuma. Tanyain Liciouser kalo perlu!!!

yuk yuk yuk :3 :3



Oleh: @immadew untuk @phiblackpearl


---

It’s The Way We Feel


back ground music: Science and Faith - The Script
Tried to break love to a science, in an act of pure defiance
I broke her heart.
As I pulled apart her theories, as I watched her growing weary
I pulled her apart

Kali ini, dengerin lagu terfavorit 2011-2012 dan mungkin 2013: Science and Faith.
Mungkin Ma udah sering liat tweet-ku yang isi lirik lagu ini tahun lalu.
Aku asal download lagu ini, akhirnya jadi suka banget.
Karena cinta adalah sesuatu yang kita percaya, kita rasakan. Bukan sesuatu yang bisa dijelasin lewat teori.
*itu makna lagunya menurut aku sendiri.

Tapi, mungkin monster abalaballicek perlu sebuah teori tentang cara mengekspresikan cinta.
Eh, mungkin bukan cinta.
Perasaan-apalah-itu-terserah.
Ma harus kuat, aku yakin dia nggak berani ngapa-ngapain karena memang cuma sebatas pengen deket.

From the bottom of my heart nih, Ma.
Ada sedikit rasa kasian sama monster abalaballicek.
Mungkin dia perlu lebih banyak nonton film drama Korea, daripada FTV Indonesia.

Karena memang nyampein perasaan-apalah-itu-terserah itu susah,ya.
Menurut Ma, gimana caranya nyampein yg bener?

Besok, Kamis tanggal 24 aku mau ke rumah Unie, Ma.
Mau minta film Korea.
Ma mau ikut juga?
Kalau karaoke mungkin baru bisa minggu depan,ya.
Suma masih di Singaraja katanya.
Si Om balik ke antahberantah sebelum awal Februari, moga bisa bareng dia juga :3

You won’t find faith or hope down a telescope
You won’t find heart and soul in the stars
You can break everything, down to chemicals
But you can’t explain a love like ours.



Surat balasan untuk @immadew oleh @phiblackpearl
Diambil dari: http://phiblackpearl.tumblr.com/