Showing posts with label Surat Kaleng 2. Show all posts
Showing posts with label Surat Kaleng 2. Show all posts

26 January 2013

Surat Kaleng untuk @RaynaldySiregar

Kepada @RaynaldySiregar

Untuk bang  Raynaldy Muhammad Saleh Siregar

kaget ya? tiba-tiba ada sepucuk surat kaleng untukmu dari seorang wanita yang merahasiakan jati dirinya karena terlalu malu untuk sekedar bilang suka padamu.
ini kali kedua aku menulis surat buat kamu bang, mungkin sekarang wajahmu menunjukan ekspresi bingung karena kamu tidak menerima surat pertamamu, iya bang memang aku belum nge-post yang pertama hehehe
aku gak tahu bang kenapa aku ingin sekali menulis surat untukmu, aku ingin orang-orang yang nantinya membaca surat ini tahu kalau kamu itu lelaki yang begitu spesial, setidaknya buat aku.
aku mau jujur padamu bang, kalau selama ini aku mengagumi dirimu. dirimu itu seperti lelaki idaman yang muncul di cerita-cerita cinta walt disney. tidak bang, aku rasa kamu bukan pangerannya. kamu itu tokoh penyihirnya bang, karena kamu bisa membuat aku memikirkan kamu setiap hari,setiap malam,setiap pelajaran sejarah yang membosankan,setiap dosen menerangkan mata kuliahnya. sihir apa yang kamu pakai bang?
mungkin kalau aku ini vokalis lyla aku bakal datang kehadapanmu dan menyanyikan lagu yang stuck dikepalaku karena kamu bang "semua yang kau lakukan is magic....semua yang kau berikan is magic...." sayangnya aku bukan vokalis lyla, bang.
ah lupakan soal itu, aku cuma mau bilang sama kamu kalau diam-diam aku selalu mendengarkan lagu Outta Boundsta hanya untuk bisa mendengar suara batakmu yang lucu. saat kau bernyanyi, aku terpesona.
aku selalu dengan sabar menantikan menit ke-3 dan detik ke-31 di lagu balistic brother hanya untuk mendengarkan bagian rap-mu. begitu juga di lagu-lagu Outta Boundsta yang lain aku cuma menantikan bagian mu saja bang.
maaf kalau kamu menganggap aku stalker yang menyedihkan, maaf kalau aku tidak pernah punya keberanian untuk sekedar menyapamu lagi dan maaf aku mengungkapkan perasaanku pada sepucuk surat kaleng begini. tolong mengerti ya bang?
aku tidak tahu sekarang kamu punya pacar atau tidak (meski aku berharap tidak) tapi kalau memang iya tolong sampaikan maafku pada pacarmu ya bang, tolong maafkan aku karena aku tidak bisa berhenti mengagumi kamu, tidak bisa tidak terpesona olehmu.
aku harap suatu hari nanti aku dan kamu akan bertemu di waktu yang tepat, aku cinta kamu, kamu cinta aku (jangan marah dulu bang,ini cuma harapan) tapi dalam hatiku selalu ada keyakinan suatu hari nanti aku bisa membuat kamu jatuh cinta padaku. seandainya kamu lebih peka sedikit kamu akan menyadari aku ini gadis lucu dan menyenangkan untuk dijadikan pacar lho bang (promosi sedikit ya hehehe)
segitu saja dulu surat aku buat kamu, aku janji aku gak akan menganggu kamu dengan surat kaleng lagi, tapi aku bakal tetap menulis surat untuk kamu meskipun kamu tidak akan pernah membacanya. aku senang bisa menyalurkan perasaanku melalui surat dan dalam hatiku masih diam-diam menyimpan harap kalau suatu hari nanti kamu bisa membacanya dan tahu betapa spesial dan berartinya kamu buat aku.

dari aku yang terlalu pengecut mengatakan suka.

Surat Kaleng untuk @bennydermawan

Kepada: @bennydermawan



Kepadamu, si prince charming,

Haaiiiii, selamat pagi siang sore malem mas Benny, apa kabarnya dirimu, hemmm ga tau sih, surat ini akan sampai kapan ke tanganmu, dan please… jangan bengong gitu dong, mentang-mentang dapet surat kaleng berisi surat cinta dari fans…. :D Senyum ya…. Karena senyummu mengalihkan duniaku… *kalo katanya Afgan sih ;p

Di surat yang judulnya surat kaleng ini, aku mu cerita nih… klo aku ngefans banget ama Mas Ben, tiap kali liat mas Ben di kantor, suka merhatiin, meski awalnya mas Ben sama sekali ga ngeh sama keberadaanku. Wajar sih, dari sekian ribu karyawan di kantor kita, gak mungkin juga ya bisa lirik cewek kaya aku. You know what? Aku girang banget waktu tahu, mas Ben adalah salah satu reporter yang akan ikut dalam kegiatan yang aku handle. Itu senengnya super duper, karna selama ini cuma bisa puas-puasin liatin muka mas Ben waktu lagi bawaain program tiap minggu siang.

Waktu itu akhir Februari 2012, waktu kita akhirnya saling kenal, bertukar nama, dan bertukar pin BB. Udah hampir setahun ya, dan di hari itu juga aku baru sadar kalau ternyata, Mas Ben adalah orang yang sama yang bikin aku memutuskan untuk masuk dalam sebuah kegiatan kampus, 9 tahun lalu! Wow, udah lama banget ya. Jujur, kalo gak karna mas Ben nanya kita pernah ketemu sebelumnya apa engga, dan aku gak penasaran dengan terus-terusan nanya, kayanya juga aku gak akan pernah sadar kalau kalian adalah orang yang sama.

Oke, kita flashback ke 9 tahun lalu, sekitar awal 2004, aku lagi ikut sama salah satu temen yang sama-sama gabung di kegiatan yang diadain sama BEM Universitas *kampus kita dulu. Dia ngajak aku buat nemenin dia latihan marching band. Iseng-iseng aku coba mainin terompet, alat yang dia mainin. Sore yang cerah hari itu, waktu aku ngeliat sesosok cowok, sedikit botak, charming, bercucur keringat dengan pipi kembang kempis, dan kayanya agak keberatan ngangkat tuba yang luar biasa besar dan berat itu, tapi masih berusaha tersenyum lepas. Penasaran ama si cowok charming ini, aku nanya ama si temen, apa aku bisa gabung di kegiatan itu, dan jawabannya adalah iya. Wow, senang sekali! Setelah ikut test dan ini itunya, aku dipercaya buat mainin melofon, dan dimulailah hari-hari menjadi penggemar setia yang mencuri-curi pandang, dalam rutinitas latihan 4 kali seminggu dan masa-masatraining centre, persiapan untuk GPMB (Grand Prix Marching Band). Sayangnya aku hanya setahun di kampus jaket kuning itu, dan hanya beberapa bulan aja bergabung di kegiatan itu.

Aku pindah kuliah ke Bandung setelahnya, mulai lupa sama marching band, mulai lupa sama si prince charming yang bikin aku tertarik bergabung di kegiatan itu dulu. Sampai akhirnya lupa sama sekali. Hingga akhirnya memori itu terulang dengan indahnya, dan beberapa hari lalu kita ketemu, bertukar sapa dan sedikit cerita. Ah, ternyata aku masih ngefans ama kamu lho mas. *untuk bagian ini, aku berharap kamu ga ingat, supaya aku tetap jadi pengagum gelapmu.

So, abis liputan kemana lagi hari ini? Selalu mupeng deh tiap lihat dirimu muncul di redaksi siang akhir pekan. I really really wish I was there, having fun with YOU! Tetep sehat ya mas, minum vitamin biar kondisinya fit terus.

Salam manis dari fansmu dulu dan sekarang.

Surat Kaleng untuk @almascatie

Salam kenal sang pencinta senja,
Aku bersyukur dipertemukan denganmu dalam dunia virtual, dimana setiap organisme bisa saling mengagumi tanpa bertatap wajah atau saling mengenal sebelumnya.
Meskipun nampaknya segala komunikasi tanpa batas dimungkinkan di era ini, namun masih ada satu dua hal hakiki yang tak bisa ditoleransi.
Pembatas pertama yang aku hadapi saat ini hanyalah keberanian.
Keberanian untuk bertukar cerita atau hanya sekedar menyapa saja. Yah, minimal senyumlah.
Tapi aku masih terlalu takut melihat diriku di posisi itu saat ini! Mungkin nanti.

Yang kedua adalah seratus empat puluh empat karakter aksara, di mana sepertinya tak bisa kututurkan semua disana.
Untuk itulah kulayangkan surat ini padamu. Tanpa amplop atau hapusan t-pex sana sini.
Ini surat virtual, yang adalah produk pemberontakan sejati terhadap pendeknya sebuah ungkapan kekaguman.

Almascatie, al atau apapun lah mereka menyebutmu
Apa arti namamu itu? Nama itu seolah punya kekuatan magis.
Menarik untuk menelusuri yang empunya nama sejak pertama kali didengar.
Itu menimpaku dan aku tidak gila. Sungguh!
Kata-kata, idealisme dan humormu yang berpadu indah itu selalu membuatku takjub.
Bagaikan komposisi sempurna pembentuk aurora.
Teruslah berkicau.

Bagiku, senja selalu dramatis dan berlimpah kecantikan.
Memang benar katamu senja adalah bahasa puisi paling indah yg disampaikan alam padamu.
Dan kau dengan sempurnanya berhasil mengabadikan keindahan itu serta membaginya kepada semua penikmat senja.
Bukankah itu hebat? Sampai sekarang aku masih menyantap barisan puisi di langit yang muncul kala senja.

Al, hidup memang selalu penuh kejutan yang tak pasti.
Seperti saat ini, kala aku tiba-tiba berkeinginan menulis padamu
Kamu juga pasti akan terkejut membacanya nanti.
Tapi hal-hal seperti ini kadang membangkitkan kembali gairah hidup.

Tak ada yang perlu dipertanyakan! Nikmati saja surat pertama dariku dengan senyum.
Nikmatilah seperti rembulan yang sedang kau nikmati indahnya malam ini.
Aku juga selalu terpesona olehnya.

Aku tak mencantumkan identitas, karena sesuatu yang penuh misteri itu lebih menarik untuk ditelusuri.
Kau sudah penasaran? Lihatlah merahnya senja pada waktu hujan.

Salam Virtual
*Your Full Time Admire*

Surat Kaleng untuk @Balqis_Rafianti

Kepada: @Balqis_Rafianti

Hei,

hehe ini surat kaleng kedua ku pada tahun ini, dan special aku kirimkan hanya untukmu(ah masa sih), 
kamu sahabat ku yang jauh dari jangkauan ku. Yaa, di maluklumin lah kan kita ngga tinggal di pulau yang sama, aku di sini kamu di sana, tapi tentunya cerita-cerita tentang dua dunia berbeda kita selalu terus bergulir, tidak setiap saat mungkin tapi lumayan sering lah. 

Aku, bukan orang yang pintar menulis surat cinta yang akan menyentuh kalbu, namun aku bisa menulis surat cinta dengan rasa yang ada di dalam hatiku, kadang kalau lagi melow itu lah saatnya aku bisa menulis surat yang akan kena hati, yup, persis seperti peluru yang main kurang ajar asal menabrak hati saja, tentu tidak sampai menembus. haha, ini cuman basa basi kok, tapi jangan sampai di situ saja kamu bacanya ayo dong baca sampai habis :P

Hei gadis yang insecure, kamu cantik, kamu pintar, untukku kamu adalah salah satu kategori gadis yang pintar dan harus di ikuti, dengan semua progres yang berjalan dalam hidupmu, kamu menabjubkan. Sempurna? menurut kamu siapa yang sempurna? apakah itu sesuatu yang bisa kita raih dalam dekapan atau hanya sesuatu yang abstrak? walau semua orang selalu berkata bahwa nggak ada yang sempurna di dunia ini tentunya buat setiap orang ada yang close to perfect, yup as always. 

AHHHH, maafkan aku surat ini sangat gak jelas atau yang biasa di singkat menjadi GAJE. haha yup bahasa anak sekarang memang tidak bisa di mengerti, di singkat karena males nulis itu kata mereka, menurut aku sih bodoh yang melakukan itu, menulis sesuatu yang panjang akan lebih terlihat sempurna lebih pada sesuatu yang di tulis dalam susunan kata yang pendek. 

Aku tidak menyangka ya, kita sudah memasuki zona dimana kita akan mulai membuat keputusan sendiri, menjadi seseorang yang berarti, ya at least buat diri kita sendiri. Sudah bertahun-tahun aku tidak pernah berpapasan denganmu, bagaimana sih paras mu sekarang, masih se imut yang dulu? jangan suka bilang aku bodoh deh aku tau aku bisa melihat foto mu dengan muda di akun facebookmu mungkin, namun aku tidak puas aku ingin melihat dan merasakan kontak langsung, melihat senyuman mu dengan langsung, dan bercerita denganmu dengan langsung. Mungkin teknologi telah membuat hidup ini lebih muda, namun nggak akan ada yang kalahin yang namanya pertemuan langsung di realita. 

Aku akan selalu disini seperti yang kujanjikan, kadang aku berpikir semua orang hanya mencariku bila mereka membutuhkan ku namun aku tidak peduli lagi sekarang, aku senang di butuhkan walau hanya kadang-kadang, aku senang bisa membantu sesama. Sangat senang. Kadang aku berpikir sama tentangmu, namun aku sadar kita tidak hanya mempunyai satu dunia, melainkan dua dunia, ya dunia nyata dan juga dunia dimana kita hanya bisa berkomunikasi lewat BBM, Twitter atau E-mail. sedih sih namun lebih baik bisa berkomunikasi lebih pada tidak sama sekali.

Owh ya semoga kamu di terima di sekolah akselerasi ya, aku ingin melihatmu sukses nantinya, tentunya suatu saat nanti aku akan bertemu lagi denganmu, ayo keep on being yourself dan don't forget to always do your best no matter what, karena aku yakin kamu bisa menjadi orang yang kamu impikan. Jangan pernah berhenti menyulam garis-garis dan lengkukan di atas kertas ya, karena sungguh kamu mempunyai bakat, practice makes (close to) perfect. 

Jangan lupa, kabari aku sekali-sekali ya nggak perlu setiap saat sekali-sekali aja sudah cukup. 

Dari,

sahabatmu yang jauh di mata.

Surat Kaleng untuk @adib_el

Teruntuk : @adib_el

Jika suatu hari kamu rindu dan ragaku terlalu jauh untuk kamu gapai, berdoalah.. Agar aku dikuatkan, atau kamu diberikan rezeki berlebih untuk menemuiku.

Jika suatu hari kamu merasa tersisihkan karena semua kesibukanku, mengertilah.. Aku disini berusaha, agar kelak kita bisa bersama dan kita tak perlu bersusah payah menyimpan rindu seperti ini, untuk membayar semua waktu saat kita terpisah seperti ini.

Jika suatu hari kamu tidak yakin akan semua yang kita jalani, berusahalah.. Agar kita bisa diberikan jalan, atau setidaknya diberikan kemantapan hati untuk melalui apa yang sebenarnya begitu ganjil untuk dijalani. Mencintai dari jauh..

Jika suatu hari kamu membuka mata dan mendapati diriku tak ada disana, bersabarlah.. Akan datang waktu, dimana jarak terjauh dari aku tak dapat melihatmu adalah ketika saling bercakap didepan mata.

Jika suatu hari kamu mencari sosok untuk kamu rengkuh dengan erat dan sempurna, cobalah tetap tenang.. Biarlah malaikat yang menjaga langkahmu, biarlah sayapnya menggenggammu erat dan membuatmu aman. Aku yakin, malaikat menyayangi mereka yang mencintai tanpa syarat.

Jika suatu hari kamu kebingungan menentukan langkah, sedangkan aku terlalu fana untuk bisa kamu andalkan, Yakinilah.. Apapun jalan yang kamu ambil, selama untuk kebaikan kita bersama, aku disini akan tetap tersenyum, memberika suntikan semangat melalui setiap permintaanku kepada Tuhanku.

Jika suatu hari kamu merasa semua yang kita jalani tanpa tujuan, Ingatlah.. Kita pernah memutuskan untuk bersama, saling jatuh cinta dan berharap pada mimpi yang pernah kita bangun. Berkomitmen menjalani semua, dan saling menjaga segala rasa.

Jika suatu hari kamu ingin mengakhiri ini semua, renungkanlah.. ada kelelahan yang tak dapat kita sembunyikan dalam menjalaninya, tapi akan ada penyesalan yang terukir pasti dan juga tenaga yang terkuras habis apabila suatu saat nanti kita memutuskan berjalan sendiri.

Jika suatu hari kamu lelah, Percayalah.. Aku masih disini, di tempat kita biasa bertemu, menunggumu datang untuk kembali bercengkrama, walau sesudahnya ada episode baru bernama rindu yang lebih hebat.

Jika suatu hari kamu merasa dadamu hangat, peganglah.. Itu doaku, agar kamu selalu merasa tenang. Tuhan sedang menyentuhmu, karena pintaku dalam sujudku.

Untuk kamu yang kucintai dari jauh.. bersabarlah.. Aku disini.. Masih ditempat yang sama, dengan rindu yang menumpuk, dan cinta yang tak kalah banyaknya.. Aku disini, menunggumu pulang. Karena kamu, sudah kubuatkan rumah. Didalam sini. dalam hatiku, yang selalu tak pernah gagal untuk kamu sentuh.

With♥
Yours destiny:-p

Surat Kaleng untuk @carimichan

Kepada: @carimichan

Surat ini kutulis ketika saat senja yang hujan dan hatiku yang menderas. Surat ini pun kutulis untuk memahami bahwa di bawah guyuran senja yang hujan dirimu menjelma jaket yang hangat dan memberikan percikan api kepada sebatang rokok.

Aku menyusun kembali kisah percakapan awal kita yang sedang kurunut dalam silsilahnya ini. Dimana aku tahu tak mungkin bagiku untuk dapat menemukanmu. Karna aku memiliki keyakinan, melebihi keyakinanku terhadap yang lain, bahwa dirimu sejatinya adalah bagian dari jiwaku yang sepi. Keyakinan ku ini semakin membuatku percaya, tak ada yang dapat menggantikanmu. Aku tahu tak semuanya bisa di jelaskan dengan diam. Tapi kata-kata telah mati bahkan kehidupan telah mati jauh sebelum kata-kata mati. Aku hanya ringkih tubuh yang memanggul kekosongan, tak ada apapun.

Ini senja hujan yang menggelisahkan atau barangkali aku terlalu capek. Capek memanjakan perasaan. Hingga mungkin kau tak pernah memahami, diantara keriuhan yang kuresapi setiap saat, selalu kutemukan sunyi. Begitu pun mungkin dirimu pada keriuhan yang lain dan berbagai suara.

Maaf jika surat seperti ini yang mampu dapat kutulis. Surat yang barangkali kacau pikirannya, kurang lurus tidak jernih dan awut-awutan.

Aku penikmatmu. Salam

Surat Kaleng untuk @IfaNyong 2

Surat Cinta Untukmu

Ku sempatkan menulis surat kaleng ini, ditengah dinginnya hujan yg turun membasahi bumi. Juga bersama rinduku yg masih teriang dihati, untukmu. Entah harus berapa lama lagi aku memendam rasaini. Rasa yg telah membuat ku bahagia memilikinya. Juga rasa yg cukup membuatku gelisah atas kata yg tak berani ku ucap.

Sebelumnya, aku minta maaf atas waktu yg telah tersita untuk membaca surat ku ini. Maaf juga apabila surat ini jelek. Ataupun tak bagus dalam penyampaiannya. Maklum, aku tak pernah membuat surat cinta sebelumnya.

Disini, bersama surat ini, aku akan mengungkapkan rasaku padamu. Juga sebuah kalimat yg selama ini takut tuk ku sampaikan.

Kamu, yg selama ini ku cintai dalam diam. Bersama bisu hati yg entah kapan akan memberanikan diri untuk mengungkapkan apa yg dirasa. Mungkin, dengan surat ini aku akan coba tuk memberanikan diri atas apa yg selama ini ku pendam.

Aku menyayangimu… Ya, menyayangimu dalam diam lebih tepatnya. Dalam kebisuan. Aku yg selama ini memendam rasa takut akan kehilanganmu. Takut kau akan bersanding dengan orang lain seiringan dengan rasa sayangku yg masih sedia untukmu. Takut kebahagiaan ini akan berakhir bersama dengan kabar yg beredar suatu saat nanti, bahwa kau, telah bahagia bersama dengan orang lain. Bahagia yg bukan bersama ku. Ah, sudahlah… aku tak ingin semakin larut dalam surat ini. Aku tak ingin menangis.
Aku akan memberanikannya. Aku akan memberanikan diri tuk mengungkapkan apa yg selama ini ku
takuti. Bismillah… Kamu, maukah kau menjadi pacarku? Menjalin sebuah komitmen bersama ku…